Saluran Kemih Menyempit

Penyempitan saluran kemih yang dalam dunia kedokteran disebut striktur uretra itu dipicu oleh berbagai faktor, bisa karena peradangan bekas operasi, akibat cedera, atau indikasi dari infeksi menular seksual (IMS). Meskipun bisa dialami oleh wanita maupun pria, pada kebanyakan kasus kerap diderita oleh pria.

Saluran Kemih Menyempit

Saluran Kemih Menyempit

Khusus untuk indikasi dari indikasi IMS, penyebabnya adalah bakteri gonokokus. Pada akhirnya bakteri ini akan menimbulkan IMS jenis Gonore, dimana menular dari dan kepada pasangan yang aktif secara seksual. Bila pasien telah berobat namun kembali mengalami keluhan serupa gonore, artinya infeksinya belum benar-benar hilang. Salah satu media penularnya adalah pasangan anda sendiri.

Perhatikan tanda-tanda ini
Gejala sumbatan pada saluran kemih bisa bermacam-macam. Salah satu yang paling khas yaitu pancaran kencing kecil dan bercabang. Apabila derajat sumbatan sudah parah dapat terjadi retensi urin (tidak bisa kencing). Tanda kelainan lainnya berupa:

  • Darah di air seni (hematuria)
  • Kebocoran urin, biasanya pada akhir buang air kecil
  • Keinginan buang air kecil yang tiba-tiba
  • Keluar cairan yang tidak normal dari uretra
  • Ketidaknyamanan pada panggul
  • Menderita infeksi saluran kemih
  • Menderita retensi urin
  • Pembengkakan penis
  • Penyemprotan dari aliran urin
  • Sering buang air kecil

Kondisi lain yang mengakibatkan penyempitan ini yaitu trauma, akibat kecelakaan atau tabrakan keras yang mengenai daerah panggul atau selangkangan. Karena itu jangan sepelekan kondisi medis dimana saluran kemih Anda tersumbat. Jika tidak diatasi maka dapat mengakibatkan sejumlah komplikasi seperti gagal ginjal, retensi urin akut, dan infeksi saluran kemih.

Oleh: Dr. Wendi Rachman, Sp.U

Penyempitan saluran kemih yang dalam dunia kedokteran disebut striktur uretra itu dipicu oleh berbagai faktor, bisa karena peradangan bekas operasi, akibat cedera, atau indikasi dari infeksi menular seksual (IMS). Meskipun bisa dialami oleh wanita maupun pria, pada kebanyakan kasus kerap diderita oleh pria.

Khusus untuk indikasi dari indikasi IMS, penyebabnya adalah bakteri gonokokus. Pada akhirnya bakteri ini akan menimbulkan IMS jenis Gonore, dimana menular dari dan kepada pasangan yang aktif secara seksual. Bila pasien telah berobat namun kembali mengalami keluhan serupa gonore, artinya infeksinya belum benar-benar hilang. Salah satu media penularnya adalah pasangan anda sendiri.

Perhatikan tanda-tanda ini
Gejala sumbatan pada saluran kemih bisa bermacam-macam. Salah satu yang paling khas yaitu pancaran kencing kecil dan bercabang. Apabila derajat sumbatan sudah parah dapat terjadi retensi urin (tidak bisa kencing). Tanda kelainan lainnya berupa:

  • Darah di air seni (hematuria)
  • Kebocoran urin, biasanya pada akhir buang air kecil
  • Keinginan buang air kecil yang tiba-tiba
  • Keluar cairan yang tidak normal dari uretra
  • Ketidaknyamanan pada panggul
  • Menderita infeksi saluran kemih
  • Menderita retensi urin
  • Pembengkakan penis
  • Penyemprotan dari aliran urin
  • Sering buang air kecil

Kondisi lain yang mengakibatkan penyempitan ini yaitu trauma, akibat kecelakaan atau tabrakan keras yang mengenai daerah panggul atau selangkangan. Karena itu jangan sepelekan kondisi medis dimana saluran kemih Anda tersumbat. Jika tidak diatasi maka dapat mengakibatkan sejumlah komplikasi seperti gagal ginjal, retensi urin akut, dan infeksi saluran kemih.

Oleh: Dr. Wendi Rachman, Sp.U

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: