Hamil Di Usia Muda Apakah Berbahaya

Hamil Di Usia Muda Apakah Berbahaya? , Ini Jawabannya:

Bahaya Hamil Saat Usia Muda

Jika pernikahan muda dilangsungkan akan membuat seseorang mengalami kehamilan tentunya di usia yang masih muda pula. Apalagi jika kehamilan muda itu akibat hubungan intim yang terlalu dini dan menyebabkan MBA. Bagi para gadis dan juga para orangtua sebaiknya tahu apa saja bahaya dari hamil muda, sehingga orangtua tidak akan memaksa anaknya nikah muda dan tetap memperhatikan pergaulan anak gadisnya.

18 Bahaya Akibat Hamil di Usia Muda, Penyebab dan Pencegahannya

Bahaya hamil muda seolah diabaikan oleh sebagian orang, terutama masyarakat yang tinggal di pelosok desa dan terpencil. Banyak masyarakat terpencil yang masih terbelakang menganggap nikah muda dan hamil muda suatu kewajiban dan hal yang biasa. Pengetahuan masyarakat yang terbelakang tentang hamil muda dan nikah muda yang masih terbatas membuat mereka masih melakukan hal tersebut. Oleh sebab itulah pengetahuan masyarakat akan hamil muda dan nikah muda perlu diperbaiki.

Jangan sampai hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada pelaku hamil muda dan nikah muda. Banyak pelaku nikah muda dan hamil muda di daerah pelosok dikarenakan biaya kehidupan yang semakin mahal sehingga dengan menikahkan anaknya yang masih muda terpaksa dinikahkan agar biaya hidup berkurang. Faktor pendidikan yang rendah juga menjadi pemicu terjadinya hamil muda tersebut. Pendidikan yang rendah membuat pengetahuan tentang bahaya hamil muda masih minim. Oleh sebab itu perlu bantuan pemerintah untuk melakukan sosialisasi tentang bahaya nikah muda dan hamil muda.

Teknologi internet yang semakin canggih, berbagai macam tayangan televisi yang kurang mendidik bisa menjadi penyebab anak remaja melakukan pergaulan di luar batas. Berikut ini berbagai macam bahaya hamil di usia muda yang harus diketahui :

  1. Rusaknya Organ Reproduksi

Banyak pihak medis mengatakan bahwa organ reproduksi terutama organ reproduksi anak gadis remaja belum siap untuk melakukan hubungan intim dan juga belum siap untuk mengandung. Jika hal itu terjadi, medis mengatakan kemungkinan buruknya adalah bisa terjadi keguguran secara berulang-ulang karena kondisi rahim yang belum siap. Tidak hanya itu saja, keguguran yang berulang bisa menyebabkan rusaknya organ reproduksi wanita sehingga kemungkinan untuk bisa menggandung kembali sangat nihil.

  1. Keguguran

Hal nyata yang bisa dialami oleh wanita yang hamil di usia muda adalah akan mengalami keguguran. Penyebab keguguran hamil muda adalah rahim wanita yang masih muda belum siap dan belum matang untuk menerima kehamilan. Akibatnya adalah keguguran akan dialami oleh wanita tersebut.

  1. Cacat Fisik

Salah satu hal yang menjadi bahaya hamil di usia muda adalah bayi yang dilahirkannya akan mengalami cacat fisik. Alasannya adalah sel telur wanita muda di usia bawah 20 tahun belum terbentuk dengan sempurna sehingga ketika sel telur dibuahi akan menimbulkan kecacatan terutama cacat fisik bagi janinnya kelak.

  1. Kanker Serviks

Salah satu bahaya akibat hamil muda adalah bisa terkena kanker serviks. Hal itu dikarenakan berhubungan seksual saat masih muda bisa menyebabkan leher rahim terkena virus. Virus tersebut bisa berubah menjadi kanker serviks terutama virus yang tidak segera diobati.

  1. Mudah Terkena Infeksi

Organ reproduksi yang masih belum siap untuk melakukan hubungan seksual bisa menyebabkan organ reproduksi tersebut mudah terkena infeksi. Terlebih lagi ditunjang dengan faktor rendahnya ekonomi, stress dan perawatan organ reproduksi yang belum banyak dipahami bisa menyebabkan wanita mudah terkena infeksi apalagi saat wanita tersebut terkena nifas. Banyak bakteri bisa masuk ke dalam organ reproduksinya dan menimbulkan infeksi.

  1. Kurangnya Perawatan Kehamilan

Tingkat pendidikan yang rendah bisa menyebabkan gadis muda yang sedang hamil kurang dalam merawat kehamilannya. Tidak hanya itu saja, masyarakat terpencil juga belum tahu bagaimana caranya merawat kehamilan dengan benar, hal itu semakin memperparah kondisi ibu muda yang sedang hamil. Kehamilan pun menjadi rawan terutama di saat awal-awal kehamilannya.

  1. Hipertensi

Wanita muda yang hamil akan memiliki terkena hipertensi dalam kehamilan lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang hamil di usia cukup. Kondisi itu dalam dunia medis dikenal dengan pregnancy induced hypertension. Tekanan darah tinggi adalah pemicu timbulnya pre eklamsia, sehingga remaja muda yang hamil sangat rentan untuk bisa terkena pre eklamsia. Pre eklamsia bisa disebut kombinasi dari penyakit darah tinggi,darah tinggi juga bisa menyebabkan terjadinya komplikasi kehamilan. Misalnya saja ibu muda mengalami gangguan jantung, kolesterol dan masih banyak lagi penyakit lainnya.

  1. Prematur

Remaja yang mengalami kehamilan di usia muda bisa membuat remaja tersebut mengalami kelahiran prematur. Usia kehamilan yang matang adalah antara 38 minggu sampai dengan 40 minggu, sedangkan remaja yang mengalami kehamilan sangat rentan untuk melahirkan di usia sebelum 37 minggu. Penyebabnya adalah kondisi rahim yang masih belum siap untuk mengandung membuat bayi tersebut dilahirkan premature.

Bayi yang dilahirkan secara prematur akan memiliki berbagai macam masalah kesehatan diantaranya adalah masalah di sistem pencernaan, masalah di pernafasan karena paru-paru yang belum berkembang, syaraf mata yang belum berkembang secara sempurna sehingga penglihatan tergenggu juga masalah kesehatan yang lainnya.

  1. Bayi Memiliki Berat Badan Rendah

Bahaya kehamilan di usia muda adalah ibu bisa melahirkan bayi dengan berat badan yang rendah. Alasannya adalah bayi tidak bisa mendapatkan energi dan gizi yang cukup selama di dalam rahim. Kelahiran prematur juga bisa menyebabkan bayi yang dilahirkan memiliki berat badan yang rendah. Bayi yang dilahirkan kurang dari usia 37 minggu bisa membuat berat badan bayi kurang dari 2.500 gram.

  1. Terkena PMS

Hamil dengan usia yang masih sangat muda bisa menyebabkan ibu dan bayinya terkena PMS. Penyakit yang akan mengintai remaja adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri klamidia dan juga HIV. PMS ini bisa menular melalui mulut rahim setelah virus itu sampai ke dalam rahim, bakteri atau virus tersebut akan menganggu pertumbuhan dan juga kesehatan bayi yang ada di dalam rahim.

  1. Depresi

Remaja yang belum siap mental dan belum siap fisik untuk hamil bisa mengalami depresi. Depresi itu bisa menyerang remaja sehabis melahirkan bayinya. Depresi itu ditandai dengan perasaan rendah diri, sedih dan juga tidak mau mengurus bayinya setelah dilahirkan. Depresi tersebut bisa berubah menjadi sindrom baby blues. Jika sudah terkena baby blues maka diperlukan perawatan khusus dari pihak medis terutama untuk mengobati psikologis remaja tersebut.

  1. Tekanan Psikologis

Remaja yang hamil muda dan melahirkan di usia yang sangat muda akan mendapatkan tekanan psikologis dari masyarakat. Remaja tersebut mendapatkan tekanan psikologis berupa rasa sendirian dan juga rasa dikucilkan oleh orang-orang di sekitarnya. Dari pihak keluarga sendiri, khusus kasus MBA remaja tersebut merasa terkucilkan di lingkungan keluarga. Merasa malu karena tidak bisa menjaga diri dan masih banyak lagi lainnya.

  1. Anemia

Remaja yang mengalami hamil di usia muda bisa menyebabkan dirinya terkena anemia atau kekurangan darah. Kurangnya pengetahuan remaja dan keluarga akan kebutuhan zat besi / gizi saat kehamilan bisa menyebabkan remaja tersebut terkena anemia. Anemia sangat berbahaya bagi ibu hamil karena bisa menyebabkan pendarahan saat kehamilan.

  1. Keracunan Kehamilan

Gangguan kehamilan seperti keracunan mungkin saja bisa terjadi. Gabungan antara organ reproduksi yang belum matang dan juga resiko terkena anemia bisa menyebabkan remaja tersebut terkena keracunan kehamilan.

  1. Menyebabkan Kematian

Tidak hanya berdampak pada janin yang dikandungnya saja, hamil di usia yang sangat muda bisa menjadi penyebab kematian sang ibu. Kematian di usia yang masih sangat muda bisa disebabkan oleh pendarahan dan juga terkena infeksi. Organ reproduksi yang belum siap untuk hamil dan juga melahirkan bisa menjadi penyebab kematian bagi ibu. Minimnya tenaga medis di desa atau daerah terpencil bisa menjadi penyebab kematian pada ibu. Misalnya saja di daerah terpencil banyak yang mempercayakan persalinan kepada dukun bersalin.

  1. Tingginya Kematian Bayi

Selain perkembangan janin yang terganggu, bayi yang dilahirkan oleh ibu yang hamil di usia yang sangat muda bisa menyebabkan bayi mengalami kematian, terutama bayi yang dilahirkan secara prematur dan memiliki berbagai macam organ yang tidak berkembang. Bayi yang dilahirkan juga akan mengalami cacat bawaan dan juga berat badannya rendah. Jika sudah begitu bayi tidak bisa bertahan lama ketika hidup di luar rahim ibunya.

  1. Mengalami Pendarahan

Bahaya hamil di usia yang sangat muda adalah saat menjalani persalinan ibu bisa mengalami pendarahan. Pendarahan itu bisa disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut ini :

  • Kurangnya sel darah merah pada ibu, hal itu dikarenakan selama kehamilan asupan zat besi dan juga gizi pada ibu hamil tidak tercukupi.
  • Otot rahim yang masih lemah untuk menjalani proses involusi.
  • Pendarahan juga bisa disebabkan oleh selaput yang ada di cairan ketuban mengalami stosel. Stosel tersebut adalah cairan ketuban tercampur dengan darah yang membeku atau menggumpal di dalam rahim.
  • Pembekuan darah di dalam tubuh yang lambat juga menjadi pemicu terjadinya pendarahan pada ibu hamil di usia muda.
  • Sobekan di jalan lahir bisa menyebabkan pendarahan pada ibu yang melahirkan di usia muda.
  1. Mengalami Proses Persalinan Yang Lama

Ibu yang mengalami hamil di usia muda bisa mengalami persalinan yang lama namun sulit, penyebabnya adalah hal-hal berikut ini :

  • Adanya komplikasi di pihak ibu maupun di pihak janin.
  • Janin yang dikandung ibu memiliki kelainan letak janin.
  • Ibu yang melahirkan di usia yang sangat muda rentan untuk terkena kelainan panggul sehingga proses persalinan akan terasa sulit dan lama.

Usia Yang Cukup Untuk Mengalami Kehamilan

Penting sekali khususnya bagi wanita untuk mengetahui usia yang cukup untuk mengalami kehamilan dan juga melahirkan. Usia yang terlalu muda dan usia yang terlalu tua tentunya tidak bagus untuk mengalami kehamilan dan juga melahirkan. Semakin muda dan semakin tua usia seseorang dampak atau bahaya yang mengintai akan semakin besar pula. Usia yang tepat untuk melahirkan dan juga hamil adalah umur diatas 20 tahun sampai dengan umur 35 tahun. Jika ibu hamil di usia di atas 35 tahun dia harus check up kehamilan secara rutin agar komplikasi kehamilan bisa dihindari.

Cara Mencegah Nikah Muda Dan Kehamilan Muda

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah nikah muda dan juga kehamilan muda. Pencegahan itu harus dilakukan dengan dukungan serta pengertian orangtua. Berikut ini hal-hal yang bisa mencegah nikah muda dan juga kehamilan muda :

  1. Tahu Batasan Dalam Pergaulan

Cara pertama untuk mencegah terjadinya nikah muda karena kecelakaan adalah dengan membatasi diri dalam pergaulan. Jangan terlampaui batas dalam bergaul sehingga menyebabkan kehamilan dini. Jika seseorang tahu batasan-batasan dalam pergaulan dia akan terhindar dari hubungan seksual saat masih dini dan juga terhindar dari seks bebas.

  1. Mengawasi Pergaulan Anak

Hal yang bisa dilakukan oleh orangtua untuk mencegah kehamilan dini adalah dengan mengawasi pergaulan anak. Caranya adalah mengetahui siapa saja teman anak gadisnya, membatasi pergaulan anak, memberikan perhatian pada anak sehingga anak tidak mencari perhatian di luar lingkungan keluarga. Cara tersebut tepat dilakukan oleh orangtua agar anak gadisnya tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas yang menyesatkan. Selain itu jangan biarkan anak gadis pulan terlalu larut malam sebab tidak baik jika anak gadis pulan terlalu larut malam, terlebih lagi saat ini kejahatan saat malam hari semakin nekat dan marak.

  1. Membuka Wawasan

Tingkat pendidikan yang rendah bukan menjadi penghalang bagi seseorang untuk mendapatkan wawasan yang luas. Jika seseorang terpaksa harus putus sekolah dikarenakan tidak tercukupinya dana, bukan berarti dia tidak memiliki wawasan terutama wawasan bahaya nikah muda dan juga hamil muda. Wawasan tersebut akan sangat berguna untuk membimbing gadis dan juga orangtua untuk tidak menikahkan anaknya di saat usianya masih sangat muda. Banyak orang yang tidak berpendidikan sekalipun memiliki kecerdasan di atas rata-rata dan memiliki wawasan yang menakjubkan.

Hal itu dikarenakan orang tersebut tidak menyerah dalam menggali ilmu dan pengetahuan dari berbagai sumber. Sebab ilmu dan pengetahuan itu tidak terbatas pada bangku pendidikan formal saja. Wawasan yang diperlukan adalah wawasan tentang pendidikan seks, sehingga wawasan seks yang didapatkan bisa menghindarkan dari nikah muda dan hamil muda.

  1. Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri

Salah satu sikap yang bisa dilakukan remaja adalah dengan menyadari bahwa semua hal yang ada di dalam tubuh dan kehidupannya adalah tanggung jawab dirinya sendiri. Sehingga jika sikap tersebut ditanamkan sejak dini pada anak gadis remaja bisa dipastikan bahwa angka kehamilan di bangku sekolah atau di usia yang masih sangat muda bisa diminimalisir. Sehingga jangan sampai ada orang lain yang menjamah tubuhnya dan merampas kehidupannya tanpa seizinnya.

  1. Tegas Dalam Mengambil Keputusan

Meskipun masih dalam usia remaja, seorang remaja terutama anak gadis harus tegas dalam mengambil keputusan. Jangan sampai ada pihak ketiga yang mempengaruhi keputusan remaja tersebut. Misalnya saja, remaja harus bisa menentukan kapan dirinya akan menikah dan juga melahirkan. Jangan sampai karena desakan dari orangtua anak gadis tersebut mau dijodohkan dan dinikahkan dalam usia yang masih sangat muda.

  1. Jangan Mudah Terbujuk

Sebagai remaja yang memiliki pendirian yang tgas dan tetap, sebaiknya remaja jangan mudah terbujuk dengan bujuk rayu orang yang tidak bertanggung jawab. Jangan sampai hati mengalahkan logika. Karena saking sayang dan cintanya pada sang pacar, anak gadis rela melakukan apa saja demi pacarnya termasuk menyerahkan kesuciannya. Sebagai wanita, jadilah wanita yang memiliki harga diri sehingga tidak akan mudah terbujuk dengan bujuk rayu yang menyesatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *